Jumat, 22 Februari 2008

EKONOMI 2008

KONDISI DINILAI BISA LEBIH BURUK

Pengamat ekonomi Iman Sugema, memperkirakan masalah yang dihadapi ekonomi Indonesia pada 2008 jauh lebih berat dibandingkan tahun lalu.

Hal itu disebabkan dunia menghadapi stagflasi, yakni kondisi disaat pertumbuhan ekonomi semakin lambat, lalu diperburuk dengan laju inflasi yang tinggi.
Artinya pengangguran banyak, pendapatan masyarakat rendah, tetapi harga-harga barang meninggi.

Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan, sulit membuat prediksi ekonomi ditengah situasi global yang penuh dengan ketidak pastian.

Indikator Ekonomi dalam APBN 2008:

-Inflasi naik dari 6 persen menjadi 6,5 persen

-Pertumbuhan ekonomi turun dari 6,8 persen menjadi 6,4 persen

-Produksi minyak turun dari 1.034 juta barel menjadi 910.000 barrel per hari

-Asumsi harga minyak mentah Indonesia naik dari 60 dollar AS menjadi 83 dollar AS


Grosir tanah abang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar